ShoutBox

NEWS

    STRESS mengetahui anak Anda Downsyndrome?

    March 23, 2012 at 4:30 PM

    STRESS??? ya jelas saja lah! bahkan bukan saja stress, tapi bisa merambat ke depresi jika si ortu, terutama ibu, tidak mendapat MORAL support yang cukup dari lingkungan sekitarnya (keluarga, teman, para profesional ahli). Untuk kasus saya sendiri, dalam 6 (enam) bulan pertama saya & suami mengalami DENIAL (memungkiri), di mana kami belum bisa menerima kenyataan dan menganggap kondisi anak normal-normal saja. Ini disebabkan dari SHOCK yang amat sangat berat, karena kami benar-benar tidak ada persiapan dalam menghadapi anak yang memiliki keterbelakangan (disability).

    Lain lagi dengan kasus teman saya yang tinggal di Sydney juga dia & suami telah mengetahui kondisi anak sebelum melahirkan. Shock yang dirasakan tetap sama, NAMUN mereka dapat keuntungan WAKTU sebelum si anak lahir, yang mereka gunakan untuk RESEARCH tentang down syndrome. Maka begitu anak lahir, walau rasa PENYESALAN tetap ada, tapi secara mental mereka lebih siap mengahadapi kenyataan dibanding saya & suami.

    Berikut cara-cara yang telah saya lakukan untuk mengurangi & menghilangkan stress/depresi :

    1. Buang jauh-jauh perasaaan mengungkiri tadi (denial), karena makin lama kita in denial, makin lama pula kondisi si anak terlantar

    2. Buang jauh-jauh pula penyesalan, walau rasa penyesalan itu akan selalu melekat di orang tua, given time penyesalan akan pelan-pelan berubah menjadi rasa bangga

    3. Cari MENTAL & MORAL support sebanyak-banyaknya, dari komunitas lokal maupun dari bahan bacaan POSITIF yang bisa dicari dimanapun (apalagi sekarag sudah ada internet!)

    4. JANGAN dengarkan komentarkomentar NEGATIF tentang STIGMATA yang melekat pada anak-anak DS. Misalnya: tahun pertama sejak kelahiran anak, saya merasa "dihukum" karena menurut budaya Indonesia (terutama Jawa yang sangat percaya KARMA), saya merasa diberi anak DS karena dosa-dosa saya dahulu (TIDAK BENAR!)***

    5. Jalani kehidupan dengan si anak DAY BY DAY (hari ke hari) saja, jangan "ngoyo" dengan melihat jauh-jauh ke masa depan ("bagaimana nasib anak saya 10/20 tahun lagi?). Semakin ortu memikirkan jauh ke depan, makin tambah stress mereka. Paling baik adalah pikirkan hari besok, minggu depan, itu sudah cukup.

    Misalnya: latihan/terapi apa yg bisa saya lakukan dengan si anak besok hari, yang bisa membantu dia duduk/jalan sendiri. Atau, acara apa yang bisa saya adakan minggu depan bersama para orang tua-orang tua lain yang senasib, supaya kami bisa tukar pikiran tentang kemajuan anak, dll.

    Ada 2 (dua) kemungkinan/ cara seseorang/ pasangan suami istri mengetahui tentang kondisi si anak : 

    1. Saat jabang bayi masih di kandungan (kondisi DS dpt diketahui awal melalui tes-tes genetik seperti CVS atau "omniocynthesis" (mudah-mudahan ejaannya benar)

    2. Jika saat ultrasound tanda-tanda karakteristik DS pada jabang bayi tidak terdeteksi, mau tak mau orangtua dapat "kejutan" setelah anak dilahirkan, seperti pengalaman pribadi saya sendiri.

    Diambil cairan dari dalam janin si ibu melalui ultrasound biasa, biasanya bisa terdeteksi dari:

    A. ketebalan kulit di bagian belakang leher,

    B. kelainan pd jantung (lubang),

    C. cairan di ginjal, dll

    Sekarang saya percaya anak-anak DS (dan disability-disability lain) diberikan oleh Tuhan (Allah SWT) kepada hamba-hambaNYA yang SPECIAL sebagai "BLESSING IN DISGUISE (berkah terselubung). 

    Pia

    Print Friendly and PDF

Our Sponsors

Downsyndome di seluruh dunia

Hari Down Syndrome di seluruh dunia diperingati setiap tanggal 21 Maret. Tanggal 21 untuk menunjukkan kelainan pada kromosom ke-21 dan bulan Maret menunjukkan abnormalitas 3 (tiga) kromosom. Untuk pertama kalinya, PBB melakukan observasi ke seluruh dunia sebagai bahan pertimbangan menetapkan World Down Syndrome Day setiap tanggal 21 Maret.

Get Social

Contact Us

Yayasan POTADS

 

RCDS (Rumah Ceria Down Syndrome)

by POTADS

Griya Patria Jl. Pejaten Barat No. 16E Pejaten

Pasar Minggu - Jakarta Selatan

 

Telp : 

Potads - 081296237423

Dini - 081287822270

Oom - 081953701734

Olivia Maya - 08119621075

Pramuri - 08161370922

Pusat Informasi Downsyndrome

Belum ada Pusat Informasi Downsyndrome di kota Anda? Segera hubungi kami untuk mendirikan pusat informasi downsyndrome di kota Anda, termasuk didalamnya parent support group, acara kopi darat yang teratur serta seminar/pendidikan yang kami bisa bantu dari Jakarta. Berapapun jumlah orang tua yang berkumpul, sudah cukup bagi kita saling berbagi informasi dan saling membantu perkembangan buah hati kita.